Tips Berbusana untuk Wanita Berjilbab

Hanya karena Anda memakai jilbab, tidak berarti Anda tidak bisa mengikuti tren. Meskipun begitu, Anda tetap harus memilih-milih model baju muslim terbaru yang ingin Anda kenakan. Monika Jufry, pemilik rumah mode dan butik muslim Sessa, memberikan masukan bagi Anda yang ingin tetap cantik berjilbab namun tidak menyalahi kaidah.

* Gunakan dress atau atasan dengan model kelelawar dengan corak yang abstrak atau animal print (hanya coraknya, RED).
* Padukan dengan legging katun polos yang tidak menampilkan lekukan tubuh, dan warna kulit.
* Gaun-gaun draperi dengan cutting yang tidak beraturan atau menampilkan sedikit kerut masih menjadi tren tahun ini.
* Gunakan bahan-bahan chiffon silk atau gaun yang melambai dengan warna polos. Padukan dengan manset bercorak.
* Tunik abaya atau long dress dengan corak abstrak, hindari terlalu banyak ruffle.
* Hindari terlalu banyak ornamen atau detail pada pakaian jika menggunakan terusan bercorak ramai.
* Warna terang dan warna-warna tertier (campuran beberapa warna) menjadi tren tahun ini.
* Gunakan penutup kepala yang simpel dengan korsase (tidak harus berbentuk bunga, tapi lebih bergaya abstrak). Padukan juga dengan sedikit tumpukan kancing atau origami pada penutup kepala polos. Hindari full payet. lihat model baju muslim terbaru

Yang harus dihindari oleh perempuan berjilbab:

* Jangan menggunakan legging yang transparan atau memperlihatkan warna kulit. Legging bukanlah celana panjang, sehingga hanya boleh digunakan ketika memakai abaya atau terusan panjang. Jika Anda menggunakan terusan yang terlihat agak transparan, maka legging akan digunakan sebagai dalaman.

* Memvariasikan bentuk-bentuk kerudung memang sedang tren. Tetapi jangan sampai kerudung yang Anda modifikasi memperlihatkan salah satu aurat. Misalnya, telinga ataupun leher Anda.

* Pakaian yang cenderung tipis, harus dilapisi. Batas penggunaan pakaian atasan adalah hingga ke pergelangan tangan. Sedangkan panjang bawahan hingga ke mata kaki.

* Hindari penggunaan pelapis tangan yang saat ini sedang tren. Karena umumnya pelapis tangan membentuk lekuk tubuh dan transparan.

kompas.com

Aneka Model dan Gaya dalam Busana Muslim

Gaya rancang tidak lepas dari perannya sebagai trend setter di dunia mode. tidak heran, bila baju muslim dua lapis yang menajdi alternatif anda yaitu blazer, rok ataupun blus sehingga terkesan punya aksen gaya khas keraton.

Seperti terlihat lewat detail rok, yang dibuat seperti memakai jarik dengan salah satu ujungnya yang dilepas. Bertabur budaya mengadaptasi songket koleksinya sebagai baju. Jadi, tampilan songket tak hanya sebagai kain semata.

Taburan budaya nasional juga diperkuat dengan budaya Asia seperti tampilnya gaya Jepang dan India. Hadirnya motif layang-layang, serangga, bunga beraneka warna, hingga salju, sekaligus mewakili desain oriental.

Gaya kimono dalam model baju muslim terbaru yang hadir dengan kombinasi dua hingga tiga lapis ini mengadaptasi gaya lengan lebar. Disamping detail renda, overslag serta bordir yang bertabur payet. Atau tampilan baju muslim dengan sulaman dan bordir yang diaplikasi lewat motif bunga dari sari India yang dihadirkan dengan potongan yang lebih modern. Siluet tubuh lebih ditonjolkan lewat bahan sutra organdi yang dipilih.

Warna-warna cerah bisa anda dituangkan dalam balutan kain dengan warna yang sangat kuat. Di beberapa bagian koleksi berwarna putih dapat dihiasi aplikasi bordir, mote, ataupun payet dari warna terang seperti kuning, jingga, dan merah. Jelajah warna sebagai wujud dari karakter minimalis dalam baju muslim serba hitam dan putih karena melambangkan keanggunan perempuan.

Tidak heran bila anda menampilkan gaya dan model baju muslim terbaru dengan komposisi permainan warna ala perempuan Indonesia dengan dominasi kulit sawo matang yang berbasis tampil lebih fancy, simpel dan trendi.

Apalagi perempuan aktif lebih memilih menggunakan baju simpel agar mencerminkan dirinya yang energik. Meski punya gaya sporty dan dinamis tetapi anda tetap tidak mengenyampingkan sisi feminin. Permainan detail dari kemeja dalam bahan katun, linen, dan velvet akan menjadi alternatif gaya sporty anda yang menyematkan denim, sebagai varian agar tidak monoton.

Aksen kerah kemeja lipitan dan manset bisa menjadi alternatif untuk anda agar tampil lebih cantik dan menarik. Gaya abstrak dari garis-garis yang ditonjolkan pada baju tersebut dan sulaman tangan juga menjadi mempermanis baju anda.

Memadukan gaun, jas panjang, jaket, dan kemeja dengan celana ataupun rok yang bergaya etnik dan simpel. Setidaknya, rangkaian koleksi di atas bisa menambah referensi untuk gaya berbaju muslim anda.

wanitaindonesia.co.tv

Muslim Di Eropa Yang Tetap Minimalis Dan Modis

Meski menghadapi tantangan hidup di negara yang menganut sekularisme, di mana jilbab masih di larang di sebagian sekolah-sekolah milik pemerintah, Muslim Eropa mampu memberikan pengaruhnya lewat busana Muslim.

“H&M dan semua toko-toko di Prancis mengambil baju muslim kami, ” kata Mahika, Muslimah berusia 24 tahun yang tinggal di Paris. H&M atau Hennes & Mauritz adalah perusahan pakaian terkenal dari Swedia.

Sementara itu Ouslhgozi Jkrom pemilik toko pakaian mengatakan, busana yang sedang populer saat ini adalah busana dengan hiasan payet dan manik-manik. “Sedangkan warna yang banyak diminati adalah warga oranye, ” kata Jkrom sambil memperlihatkan koleksi pakaian dan jilbab dengan warna-warna cerah yang ada di tokonya. “Saya melihat bahwa sangat mudah berbusana di sini, semua model pakaian ada di kota, ” kata Bushra Sayed yang tinggal di Rotterdam, Belanda.

Dengan mengenakan jilbab berwarna coklat tua, rok jeans dan baju panjang, Bushra meyakini bahwa agama dan gaya berbusana, bisa berjalan beriringan.

“Saya seorang Muslim, tapi saya juga orang yang sangat tertarik dengan dunia fashion. Dan saya ingin mengombinasikan semua ini. Persoalannya cuma kombinasi, semuanya akan mudah jika Anda melihat pengaruh cara berbusana kami ke cara berbusana pada umumnya, ” papar Bushra.

Bushra mengaku tetap mengikuti perkembangan busana, tanpa harus melanggar aturan berbusana seperti yang diajarkan dalam Islam.

“Bagi saya, sangat penting untuk menutup tubuh saya, kecuali tangan, telapak kaki dan wajah. Dengan prinsip itu, saya tetap bisa mengenakan apapun yang ingin saya kenakan, asalkan tidak terlalu ketat dan pendek, ” tukasnya.

“Ibu saya, teman-teman dan kerabat sangat antusias dan saya tidak perlu repot soal gaya saya, ” sambungnya.

Pengertian Akan Bergamis Dan Berbaju Muslim

Jika anda pernah pergi ke negara arab,maka anda tidak akan aneh lagi melihat orang menggunakan kondura atawa gamis.pakaian ini adalah Busana Muslim khas arab. Jika di tanah air gamis selalu identik dengan kyai atawa imam masjid,maka di tanah arab,orang nonton bola juga pake gamis,kalo anda jalan-jalan ke city center dubai untuk nonton bioskop maka anda akan melihat orang arab berseliweran dengan mengenakan gamis jadi sebenarnya gamis adalah budaya arab

Tapi berbeda dengan pakaian profesi,pakaian ala ustadz atawa kyai tanah air yang sering di manfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,dan celakanya banyak orang kita yang beranggapan bahwa orang yang menggunakan gamis itu identik dengan orang -orang ektrim,keras dan cap-cap negatif lainnya.apalagi kalau yang bersangkutan berjenggot,wah udah aja pikiran kita langsung ke arah yang enggak-engak.

padahal bisa jadi orang yang menggunakan baju biasa,justru lebih berbahaya karena sulit untuk di kenali,saat ini kita hidup dalam dunia yang penuh dengan penjungkirbalikan fakta.orang yang sebenarnya baik di anggap berbahaya,sedangkan orang yang sebenarnya berbahaya malah di anggap sebagai dewa.

betapa banyak muslimah saat ini yang berpakain tetapi sebenarnya ”telanjang”dengan pakaian yang serba mini dan sexi mengundang birahi kaum lelaki hidung zebra.jangan salahkan kaum laki-laki jika mereka punya victor ( vikiran kotor ) ketika melihat anda berlengak-lenggok seperti pragawati.akhirnya moga aja kedewasaan kita semakin bertambah,dan kita bisa semakin arif untuk membaca ”tanda” yang menyinggahi kehidupan kita.sehingga tidak terlalu cepat menilai seseorang hanya karena pakain yang di kenakannya.

Pandangan Jilbab Secara Intelektual Dan Spiritual

Fenomena jilbab akhir-akhir ini semakin marak. Gelombang fenomena ini semakin terasa pada kampus-kampus yang berkonotasi pada kam-pus “sekuler” atau “tidak Islami”. Dalam satu sisi pandang, jelas ini merupakan suatu hal yang patut disyukuri. Karena, paling tidak ini menjadi suatu cermin korektif betapa kesadaran akan penghayatan keberagamaan secara lebih mendalam menjadi suatu kebutuhan yang esensial dalam menghadapi arus zaman sekarang ini.

Berjilbab, dalam tatapan ekologis dan kosmologis, merupakan suatu perlawanan dan penolakan terhadap perkembangan budaya asing yang mewabah di negeri ini. Dengan berjilbab, ada semacam proses identifikasi untuk menjadi Muslimah sejati.

Penulis The Tao of Islam, Sachiko Murata, men-jelaskan dengan sangat menarik perihal kepentingan kaum wanita Muslimah menutupi aurat mereka. Tulisnya, “Keindahan dan kecantikan Tuhan termanisfestasi dalam diri wanita. Semakin wanita tersebut menjaga keindahan dan kecantikannya, maka dalam tatapan kosmologis, wanita tersebut seolah-olah menutupi Keindahan dan Kecantikan Tuhan.”

Sayang, kesadaran wanita yang berjilbab itu belum sampai ke arah seperti itu. Pada dataran praktis, masih banyak terjadi percampuran budaya Barat de-ngan budaya Islam. Ataupun, ketidakmampuan untuk mengendalikan keinginan diri. Misalnya, sebagian wanita sudah menge-nakan kerudung atau jilbab serta busana muslim, tapi bajunya terbuat dari kain yang tipis yang tentu saja mem-bentuk tubuhnya yang indah. Jelas, hal ini kurang memenuhi ke-sempurnaan perintah syariat.

Busana Muslim Yang Seharusnya Bisa Mengurangi Syahwat

Sebenarnya busana Muslim sangatlah indah, jika seorang wanita mengenakannya maka akan menambah keanggunan dan martabatnya. Secara kasat mata, si wanita tersebut seolah-olah mengumumkan bahwa “saya seorang Muslimah, saya tidak mengumbar aurat sembarangan kepada dunia, kecuali kepada suami sendiri”. Alhamdulillah sejauh ini minat kaum Muslim terhadap busananya masih terbilang tinggi.

Walaupun cukup disayangkan, karena ada sebagian kaum Muslim yang mengenakan busana Model Baju Muslim hanya untuk waktu-waktu tertentu, contohnya seperti perayaan hari besar (Ied Fitri dan Ied Adha), pergi ke Masjid, Mushola dan Surau atau acara Nikahan, setelah itu mereka kembali kepada baju modernnya sebagai ciri khas kesehariannya.

Ada juga sebagian kaum Muslimah yang mengenakan busana Muslim, seperti Jilbab untuk menutupi kekurangan pada rambutnya yang tidak elok, namun tubuhnya di tutupi oleh kaos ketat (hingga bagian pinggang & pusernya terlihat dan bagian buah dadanya menyumbul) dan kakinya di baluti celana jeans ketat hingga lekuk pinggang hingga kakiknya terlihat jelas. Muslimah jenis ini cocok dengan ungkapan, leher keatas melihat surga, leher kebawah neraka!

Sebagai pria yang sehat dan punya kebutuhan seksual, maka wajar jika ia tergoda, karena pria tersebut punya hawa nafsu. Karena ia melihat pemandangan yang menantang nafsunya, lain halnya jika si wanita berpakaian tertutup (baca pakaian Muslimah), namun masih juga di perkosa, baru tepat jika si pria di cap berfikiran kotor dan mesum.

Wanita yang berpakaian sexy dalam bentuk apapun maka ia tidak menjaga tubuhnya dari ancaman pemerkosaan, kejahatan tidak hanya niat dari pelakunya tapi kesempatan yang muncul dihadapan si pelaku (pinjem kata-kata bang Napi!). Dan ini tidak ada hubungannya dengan hak asasi manusia untuk berseksi ria atau bertelanjang ria di muka publik. Manusia bukan untuk memamerkan tubuhnya! Tapi menjaganya dari ancaman kejahatan, dimulai dari diri sendiri!

Kita bukan mahluk purba jaman doeloe yang masih bertelanjang badan dalam keseharian, namun kita sudah beradab, maka berpakaianlah sesuai tuntunan agama kamu, jika kamu mau selamat dunia dan akhirat…Amiiin

Bisnis Busana Muslim Online Yang Kian Bersaing

Peralihan budaya belanja masyarakat sekarang, membuka kesempatan baru bagi semua orang. Hal ini bisa menginspirasi Anda untuk membuka jasa webstore Online busana muslim. Bahkan, tidak sedikit dari para pedagang online yang memiliki omzet lebih besar dari toko mereka.

Menyediakan perlengkapan busana muslim adalah salah satu bisnis yang paling menjanjikan menjelang event natal. Khususnya, penjualan busana muslim. Natal yang selalu identik dengan pakaian baru, memberikan peluang bisnis yang sangat besar bagi para pedagang untuk meningkatkan omzet penjualan. Peningkatan kebutuhan busana muslim dewasa, baju muslim anak, baju gamis, jilbab, kerudung, mukena dan baju koko pria oleh masyarakat memberikan dampak positif bagi para pedagang.

Siapa yang cepat, dialah yang dapat. Merupakan kata yang pas untuk hal ini. karena untuk mendapatkan kesempatan, tidak ditentukan oleh seberapa banyak modal yang kita miliki, atau seberapa pintar kita dalam menyusun planning. Tapi, kesempatan itu bagi mereka yang paling cepat untuk take action atau bertindak.

Kemudahan dalam berbelanja dan layanan yang prima menjadi kekuatan utama dalam bisnisnya. Selain itu, sistem keagenan yang mudah dan menguntungkan bagi mitra juga sangat menentukan. Oleh karenanya, bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis busana muslim dengan biaya terbatas, mungkin ini bisa menjadi solusi referensi. Beliau juga menyediakan paket lengkap dengan webstore online dengan biaya yang sangat murah.

dari berbagai Sumber
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme